Gamis atau qomish (dalam bahasa Arab) adalah pakaian terusan dari atas hingga pertengahan betis atau mata kaki. Dalam KBBI sendiri, gamis adalah kemeja yang merujuk pada pakaian panjang ala Pakistan yang panjangnya hingga ke paha atau lebih ke bawah sedikit. Namun, pakaian yang dikatakan sebagai qamish sering disebut sebagai jubah. Baju gamis sendiri adalah pakaian muslim wanita yang berupa terusan yang menutupi bagian atas tubuh hingga bawah dan berbentuk lurus, panjang serta longgar dan menutupi badan hingga ke mata kaki.

Saat ini, gamis terbuat dari berbagai macam bahan, diantaranya yaitu:

  • Jersey yang memiliki tekstur lembut dan ringan serta tebal.
  • Sifon dan ceruti yang hampir sama namun sifon cenderung lebih licin dan sedikit kaku saat dilipat sedangkan ceruti lebih lembut dan lebih mudah dibentuk. Gamis dengan bahan ini biasanya dibuat rangkap karena bahannya yang tipis dan menerawang.
  • Spandek biasanya digunakan untuk membuat gamis yang digunakan sehari-hari di rumah dan mempunyai tekstur yang lebih dingin dan harganya murah.
  • Satin memiliki kesan yang mewah dan berkelas karena kainnya yang mengkilap dan agak licin.
  • Katun memiliki sifat mudah menyerap keringat, tidak mudah kusut dan tidak panas sehingga nyaman dipergunakan untuk gamis. Katun yang digunakan untuk membuat gamis sendiri bisa terbuat dari katun Jepang, Bangkok ataupun katun local.

Di tahun 2017, gamis tidak hanya menggunakan bahan yang disebutkan di atas namun juga dikombinasikan dengan menggunakan bahan yang lainnya seperti bahan batik yang merupakan kain asli dari Indonesia. Kombinasi pertama adalah batik dengan satin. Kesan kain satin yang terlihat lebih mewah karena mengkilap dikombinasikan dengan batik yang memberikan kesan tradisional, lewat kombinasi tersebut membuat Anda bisa menampilkan kombinasi tradisional yang modern dan terlihat mewah serta elegan. Gamis Anda akan terlihat lebih mewah jika batik yang digunakan adalah batik yang mengkilap.

Kedua adalah kombinasi katun dan batik. Kombinasi tersebut menyebabkan Anda terlihat lebih causal namun tetap terlihat rapi karena kesan batik yang digunakan untuk membuat baju gamis tersebut. Kesan dari kombinasi kain katun dengan batik tergantung dari jenis kain yang digunakan. Jika menggunakan kain katun Jepang yang maka akan terlihat lebih anggun karena kain tersebut lebih jatuh dan lembut.

Ketiga adalah kombinasi batik dengan brokat. Kombinasi kain tersebut cocok untuk jenis gamis yang akan Anda gunakan untuk menghadiri acara resmi seperti pernikahan. Dengan penggunaan brokat, Anda tidak perlu untuk menambah aksesoris atau pemanis seperti pita atau motif agar gamis tidak terlihat penuh. Jika Anda menggunakan kombinasi ini, Anda harus mempertimbangkan mengenai motif kain batik dengan brokat karena jika keduanya memiliki motif atau warna yang sama-sama cerah, gelap atau ramai, akan membuat gamis terlihat penuh.

Kombinasi antara kain batik dengan kain yang lainnya yang bisa Anda gunakan untuk membuat baju gamis, yaitu:

  • Batik dengan sifon. Batik umumnya lebih berat dan lebih kaku sedangkan sifon lebih ringan sehingga umumnya, sifon digunakan sebagai pemanis seperti di bagian luaran, dapat memberikan kesan yang lebih feminim.
  • Batik dengan songket. Kombinasi ini masih digemari para designer karena menghasilkan baju yang cantik. Biasanya, kain songket akan digunakan untuk membuat bagian atas gamis dan batik untuk bagian bawah dari gamis karena umumnya, batik lebih ‘jatuh’ bahannya dibandingkan dengan songket sehingga tidak memberikan kesan yang terlalu menggembung dan badan tidak terlihat menjadi lebih gemuk.