Perawat lansia yang Anda sewa untuk merawat orang tua harus paham mengenai perilaku orang tua dengan kondisi yang sudah menurun. Penyakit Demensia dan Alzheimer adalah penyakit yang umum terjadi pada para lansia dan hingga kini belum diketahui dengan pasti apa penyebabnya dan bagaimana cara mengobatinya. Kedua penyakit ini tidak hanya mempengaruhi kemampuan kognitif dan juga motorik dari lansia tapi juga mempengaruhi perilaku yang kadang cenderung bersifat kekerasan dan agresif. Jika Anda memutuskan untuk menyewa jasa perawat home care untuk menjaga dan merawat orang tua dengan kondisi pikun seperti demensia dan Alzheimer ini, sebaiknya pastikan mereka paham dengan tindakan-tindakan yang mesti dilakukan seperti berikut ini.

Menghadapi perilaku agresif lansia

Penderita demensia dan Alzheimer biasanya memiliki perilaku yang cenderung agresif ketika ia berada pada situasi yang membuatnya tidak nyaman misalnya ada banyak orang dalam satua ruangan, berada di tempat yang baru, disuruh melakukan sesuatu yang ia tidak suka, dilarang ini itu, dan sebagainya. Ketika lansia mulai menunjukkan perilaku yang agresif cara untuk mengatasinya adalah dengan mengidentifikasi penyebab perilaku tersebut. Kadang lansia butuh untuk dibiarkan saja ketimbang kita berusaha untuk menenangkannya atau menyentuhnya.

Call Insan Medika

Ketika lansia bingung dengan waktu dan tempat

Jika Anda punya orang tua yang sudah pikun atau menderita demensia dan Alzheimer pasti sudah tidak asing dengan pertanyaan “Di mana ini?” “Kapan kita pulang?” “Kapan kita akan berangkat?” dan sebagainya. Perawat homecare yang profesional pasti sudah paham jika menjelaskan panjang lebar mengapa ia ada di sini dan menjelaskan bahwa ia sudah di rumah tidak akan membuat keadaan jadi lebih baik, bahkan bisa jadi pemicu perilaku yang agresif jika Anda berargumen dengan penderita penyakit ini. Alihkan perhatiannya dengan “kebohongan terapik” sehingga ia bisa merasa nyaman dengan lingkungannya misalnya dengan memberinya cemilan, mengajak orang tua jalan-jalan atau mengatakan Anda tidak bisa mengajaknya pergi sekarang karena ini sudah tengah malam.

Sulit dalam mengelola finansial

Kondisi yang kerap muncul ketika seseorang mulai mengalami dementia atau Alzheimer adalah kesulitannya untuk mengelola keuangan secara seimbang. Bukan maksudnya boros atau belanja secara impulsif. Namun lansia dengan kondisi ini cenderung akan selalu menyetok barang rumah tangga karena ia tidak ingat sudah membelinya sebelumnya. Ia juga mulai kehilangan pemahaman mengenai nilai uang dan meninggalkan kewajiban keuangan misalnya membayar tagihan dan pajak.

Pilihlah jasa perawat home care yang punya kesabaran tinggi untuk menghadapi hal ini. Anda bisa bantu dengan mencari tahu sisa tabungan orang tua di rekening dan melihat tagihan-tagihannya. Mengajaknya bicara baik-baik untuk menawarkan bantuan mengelola keuangan daripada langsung memberikan judgment orang tua tidak bisa mengelola keuangannya sendiri lebih baik untuk dilakukan.

Perawat lansia

Menuduh orang lain mencuri barangnya

Mengapa Anda harus pilih perawat homecare yang sabar? Karena lansia penderita demensia dan Alzheimer kerap kali merasa kehilangan barang dan menuduh orang lain telah mengambilnya tanpa ijin. Penyakit Alzheimer khususnya, membuat sel-sel otak jumlahnya menurun drastis yang menyebabkan delusi dan membuat penderitanya meyakini hal-hal yang sebenarnya tidak terjadi. Sekali lagi, mengkonvrontasi orang tua yang pikirannya sudah tidak jernih hanya akan membuat argument yang melelahkan dan tidak berujung. Berdasarkan cara-cara merawat lansia dengan demensia dan Alzheimer di atas, sudah kelas bahwa Anda harus mencari tenaga yang profesional untuk menjadi perawat lansia.

Call Insan Medika