Kota Surakarta atau yang lebih akrab dengan sebutan Solo, sejak dahulu dikenal sebagai wilayah kerajaan yang memiliki hubungan erat dengan Keraton Yogyakarta. Di Solo, terdapat bangunan-bangunan istana yang hingga kini masih digunakan untuk menjalankan aktivitas kerajaan. Selain sebagai tempat tinggal raja dan keluarga, istana-istana di Solo juga terbuka untuk para wisatawan yang ingin mengenal lebih dekat tentang sejarah kota ini.

Keraton Kasunanan

(sumber : telusurindonesia.com)

Saat berlibur ke Solo, jangan lupa untuk singgah ke beberapa destinasi wajib bersejarah berikut ini.

1. Keraton Kasunanan

Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat didirikan pada tahun 1744 oleh Susuhan Pakubuwana II. Dahulu, wilayah tempat berdirinya istana tersebut bernama Desa Sala. Itulah mengapa Surakarta kerap disebut dengan Sala atau Solo.

Saat berkunjung ke area keraton, Anda akan mendapati bangunan-bangunan kuno dengan desain arsitektur khas Jawa yang unik. Selain bangunan-bangunan bangsal yang megah, di sana Anda juga dapat menyaksikan beragam koleksi khas istana, mulai dari senjata, kereta, hingga berbagai perlengkapan untuk menggelar ritual budaya.

2. Pura Mangkunegaran

Pura Mangkunegaran dahulu didirikan oleh Raden Mas Said yang bergelar Mangkunagara I, yakni pada tahun 1757. Jika dilihat dari luar bangunan, keraton ini tampak begitu megah dengan bangunan pendopo besar serta taman yang begitu luas.

Saat memasuki pendopo, pengunjung dapat melihat berbagai koleksi gamelan kuno, yang bahkan sebagian di antaranya sudah ada sejak lebih dari 4 abad yang lalu. Hingga kini, gamelan-gamelan tersebut masih berfungsi untuk mengiringi tari-tari sakral yang digelar pihak istana.

Setelah melewati area pendopo, pengunjung akan dipandu berkeliling mengunjungi bangunan-bangunan lain, seperti: Paringgitan, museum, Balepeni, Balewarni, dan ruang-ruang keluarga. Di sana, terdapat aneka koleksi benda berharga milik istana, mulai dari benda-benda antik dari luar negeri hingga pernak-pernik perhiasan, dan uang kuno.

3. Keraton Kasultanan Pajang

Pernahkah Anda mendengar nama Jaka Tingkir? Pangeran yang bergelar Sultan Hadiwijaya itu merupakan pemimpin Kesultanan Pajang. Kerajaan ini berdiri pada tahun 1549 sebagai lanjutan dari Kerajaan Demak. Namun karena sempat mengalami keruntuhan, Kerajaan Pajang tidak lagi berfungsi dan bahkan hanya tinggal petilasannya saja.

Namun pada tahun 1993, petilasan tersebut dibangun kembali dengan desain bangunan yang menyerupai keraton. Di sana, pengunjung dapat melihat beragam replika benda-benda pusaka yang digunakan Kerajaan Pajang ratusan tahun silam.

4. Museum Radya Pustaka

Museum Radya Pustaka merupakan salah satu museum tertua di Indonesia yang dibangun sejak tahun 1890. Bangunan museum ini didirikan oleh Kanjeng Raden Adipati Sosrodiningrat IV pada masa pemerintahan Pakubuwana IX.

Saat memasuki area museum, Anda akan disambut oleh patung seorang pujangga terkenal di abad ke-19, yakni Raden Ngabehi Rangga Warsita. Sementara di bagian dalam museum, Anda dapat melihat ratusan koleksi, yang meliputi: arca, benda-benda pusaka, wayang kulit, serta kitab-kitab kuno.

5. Taman Sriwedari

Taman Sriwedari dahulu dibangun oleh Sri Susuhunan Pakubuwono X pada tahun 1899. Dahulu, taman ini difungsikan sebagai taman kerajaan untuk wahana rekreasi keluarga raja. Namun seiring perkembangannya, beberapa fasilitas baru dibangun di taman ini, seperti bangunan-bangunan paviliun, serta gedung pertunjukan.

Di Taman Sri Wedari, Anda dapat menikmati berbagai pertunjukan yang kerap digelar pada waktu-waktu tertentu. Di sisi samping taman, terdapat deretan toko suvenir, yang memungkinkan Anda untuk berbelanja aneka kerajinan tangan khas Solo.

Selain tempat-tempat bersejarah tersebut, Solo juga memiliki beragam destinasi wisata menarik, seperti wisata kuliner dan wisata alam. Untuk menjelajahinya, tentu saja tidak cukup jika Anda lakukan hanya dalam sehari saja.

Hotel disolo

Apabila ingin menginap, ada cara mudah untuk mendapatkan hotel murah di Solo, yaitu dengan memesannya melalui aplikasi atau situs web Airy Rooms. Di Airy Rooms, seluruh kamar bisa Anda peroleh dengan harga terjangkau, dengan fasilitas-fasilitas meliputi: air minum gratis, kamar mandi air panas, WiFi gratis, tempat tidur bersih, AC, dan TV layar datar.

Hemat, praktis, dan nyaman. Lebih mudahnya lagi, pembayaran bisa dilakukan melalui gerai Indomaret, transfer antarbank, maupun via kartu kredit. Selain itu, anda dapat lebih hemat lagi dengan menggunakan kode kupon AHM30 untuk menikmati diskon hotel 30% di semua hotel Airy dengan periode booking hingga 30 September 2017 tanpa minimum transaksi.

Segera rencanakan liburan Anda.