Just corat-coret - ninggalin jejak!

Review

4 Pilihan Bahan untuk Cincin Kawin Terbaik

Pilihan Cincin Kawin Terbaik

Cincin pernikahan merupakan salah satu elemen penting dalam sebuah pernikahan. Nantinya, cincin tersebut akan disimpan dan dijadikan sebagai tanda telah bersatunya dua hati menjadi satu. Oleh karena itu, cincin kawin tersebut dibuat tidak hanya mengedepankan desain keindahan saja tetapi juga aspek kenyamanan penggunanya.

Berbicara tentang kenyamanan, tentu hal itu terkait erat dengan bahan baku dan material pembuatan cincin. Biasanya, logam emas menjadi primadona bahan baku perhiasan termasuk juga cincin pernikahan. Namun, ada bahan material lain yang dapat dijadikan alternatif selain emas. Berikut ini adalah jenis bahan cincin alternatif emas.

Bahan Alternatif Cincin Pernikahan

1. Tungsten Karbida

Bahan alternatif yang pertama adalah tungsten karbida. Mungkin nama ini masih terdengar asing di telinga orang awam. Tungsten karbida merupakan logam berat yang cukup tangguh karena tahan gores jika dibandingkan dengan bahan logam lainnya. Hal itu dapat terjadi karena Tungsten karbida memiliki titik lebur tinggi sehingga kemampuan mempertahankan bentuk sangat kuat.

Oleh karena itu, bahan material ini tidak bisa dipotong dengan mudah layaknya logam perak atau emas. Dibutuhkan bantuan teknologi sinar laser untuk dapat memotongnya. Jadi, jika cincin dibuat menggunakan bahan ini akan membuat cincin tersebut tahan gores, tahan karat, dan tahan lama. Yang paling penting, harga dari material ini relatif terjangkau.

2. Perak

Alternatif lain untuk pembuatan cincin pernikahan adalah perak. Biasanya, perak dipilih karena memiliki bentuk yang mudah untuk dibentuk serta harganya lebih terjangkau dibandingkan emas. Jadi, cincin berbahan dasar perak memiliki desain lebih bervariasi dibandingkan jenis bahan yang lain.

Namun, terdapat beberapa kekurangan dari bahan perak ini. Bahan perak dikenal mudah pudar warnanya dan juga bahannya gampang tergores. Namun tenang saja, hal itu dapat diatasi dengan melapisi perak dengan logam lain yakni Rhodium. Campuran bahan ini dapat membuat cincin perak memiliki daya tahan dan warna yang lebih baik.

3. Titanium

Cincin nikah dari titanium dikenal lebih kontemporer dibanding bahan lain seperti emas ataupun perak. Meski begitu, desain dan penampilan cincin tersebut tidak kalah dengan logam lainnya. Selain itu, Titanium memiliki bobot ringan serta warna yang cenderung gelap. Hal itu membuatnya sedikit sulit dibedakan dengan jenis logam lain.

Untuk itu, perlu berhati-hati jika ingin membelinya.Secara penampilan, cincin titanium juga terlihat menarik. Ditambah lagi bahan titanium dikenal memiliki daya tahan yang baik sehingga cincin dapat bertahan dalam waktu yang lama. Untuk urusan harga, cincin titanium memiliki harga relatif terjangkau dibanding bahan logam lainnya.

4. Platinum

Platinum kerap kali dianggap melambangkan cinta yang abadi. Oleh karena itu, banyak sekali orang yang berminat untuk menjadikan platinum sebagai bahan dasar pembuatan cincin nikah meskipun bahan ini dikenal memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan logam yang lain. Tentunya, harga tersebut sepadan dengan kualitas yang dimiliki oleh Platinum.

Kelebihan yang dimiliki oleh logam platinum antara lain seperti tidak menimbulkan alergi pada kulit pemakai, memiliki warna yang indah dan menarik, tidak mudah aus, dan juga tidak gampang mengalami korosi atau berkarat. Namun, kualitas dari cincin platinum ini bergantung dari kadar platinum itu sendiri. Semakin besar kadar platinum yang terkandung maka semakin baik pula kualitas cincin tersebut.

Demikianlah tadi informasi jenis bahan alternatif untuk cincin pernikahan. Jadi, kini Anda tidak perlu lagi bingung menentukan cincin berbahan apa yang ingin dibeli untuk pernikahan. Apabila Anda mencari cincin pernikahan berkualitas dapat cari dan kunjungi di Diamond & Co. Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap langsung saja cek di diamondnco.id.

Leave a Reply