Selalu menjadi pembicaraan dimana-mana, apa hosting yang dipilih untuk sebuah website. Bila anda sudah lama bergulat bergelut dengan dunia maya, maka sudah tentu masalah perhostingan akrab ditelinga anda. Apalagi akhir-akhir ini demam blogger mewabah.

Pihak pengelola hosting juga tidak tinggal diam melihat kesempatan ini. Layanan yang ditawarkan bermacam-macam, dari yang gratis hingga diatas Rp.10 juta sebulan. Tentu saja tak semua orang memiliki kebutuhan yang sama. Bagi yang hanya membutuhkan space yang kecil dan bandwith yang tidak terlalu besar, hosting gratisan sudah mencukupi. Tinggal membeli domain atau kalo mau gratis bisa mendaftar di uni.cc dan co.cc. Tapi bagi yang memiliki usaha atau layanan publik, hosting berbayar menjadi pilihan karena mereka membutuhkan layanan ekstra dan support yang mungkin tidak didapatkan dari hosting gratisan.

Untuk itu, pada posting kali ini saya akan mencoba membedah keunggulan dan kekurangan dari kedua layanan ini. Sehingga anda dapat memilih jenis layanan yang anda gunakan.

Pembahasan pertama mengenai hosting gratisan. Siapa saja yang membutuhkannya? Absolutely, para maniak gratisan dan yang tidak membutuhkan layanan yang ekstra. Betapa asiknya memiliki website yang biaya hostingnya Rp.0 kayak iklannya dian sastro. Layanan yang ditawarkan hosting gratisan juga tidak kalah dengan yang berbayar.

Walaupun manfaat dan kelebihan dari hosting gratisan
sangat banyak. Kekurangannya juga ada, pertama kita tidak tahu apakah data yang kita simpan di server tersebut aman, sebab penyedia layanan ini tidak memberikan garansi bahwa mereka akan menjamin data anda. Solusinya rajinlah membackup data anda minimal 2 kali seminggu. Kedua, karena peminatnya juga banyak sering terjadi down pada server yang mengakibatkan website anda tidak dapat diakses. Solusinya carilah hosting gratis yang terpercaya dengan membaca testimoni yang ada di forum maupun di blog yang memakai layanan ini.

Mengenai hosting berbayar akan dilanjutkan pada posting selanjutnya.